Analisis Tingkat Literasi Lingkungan Mahasiswa Penghuni Kos di Kecamatan Medan Tembung

Penulis

  • Laura Aulia Silalahi Universitas Negeri Medan, Medan, Indonesia, Indonesia
  • Mahfuzi Irwan Universitas Negeri Medan, Medan, Indonesia
  • Hayunda Aura Sifa Universitas Negeri Medan, Medan, Indonesia
  • Sabila Alvina Universitas Negeri Medan, Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.66851/dnjel.v1i2.77

Kata Kunci:

literasi lingkungan, mahasiswa penghuni kos, perilaku pro-lingkungan, lingkungan kos

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat literasi lingkungan mahasiswa penghuni kos di Kecamatan Medan Tembung, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku mereka, serta menganalisis praktik ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan 60 responden yang dipilih secara Accidental Sampling, menggunakan kuesioner online berbasis skala Likert untuk mengukur pengetahuan, sikap, dan perilaku lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi lingkungan mahasiswa berada pada kategori baik, terlihat dari kesadaran tinggi terhadap isu pemanasan global, konservasi sampah, penghematan energi, dan pengurangan penggunaan plastik. Namun perilaku pro-lingkungan belum merata di seluruh responden karena dipengaruhi oleh ketersediaan fasilitas dan kondisi lingkungan kos. Temuan ini menegaskan peran penting lingkungan perumahan kos dalam membentuk perilaku lingkungan siswa sehingga dukungan fasilitas dan manajemen kebersihan yang baik sangat berpengaruh terhadap praktik literasi lingkungan mereka. Penelitian ini merekomendasikan kolaborasi antara penghuni kos, pengelola, dan institusi pendidikan untuk menciptakan lingkungan perumahan yang lebih berkelanjutan melalui penyediaan fasilitas yang memadai dan program edukasi lingkungan yang kontekstual.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-T

Ardoin, N. M., Bowers, A. W., & Gaillard, E. (2020). Environmental education outcomes for conservation: A systematic review. Biological Conservation, 241, 108224. https://doi.org/10.1016/j.biocon.2019.108224

Arikunto, S. (2019). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Rev. ed.). Rineka Cipta.

Azwar, S. (2020). Sikap Manusia: Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Bamberg, S., & Möser, G. (2007). Twenty years after Hines, Hungerford, and Tomera: A new meta-analysis of psycho-social determinants of pro-environmental behaviour. Journal of Environmental Psychology, 27(1), 14–25. https://doi.org/10.1016/j.jenvp.2006.12.002

Bandura, A. (2001). Social cognitive theory: An agentic perspective. Annual Review of Psychology, 52(1), 1–26.

Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard University Press.

Budiman, A., & Yanti, R. (2021). Pengaruh literasi lingkungan terhadap perilaku ramah lingkungan mahasiswa. Jurnal Pendidikan Lingkungan, 12(2), 145–158.

Clayton, S., & Myers, G. (2015). Conservation Psychology: Understanding and Promoting Human Care for Nature. Oxford: Wiley-Blackwell.

Coyle, K. (2005). Environmental Literacy in America. Washington, DC: National Environmental Education & Training Foundation.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage Publications.

Dobson, A. (2007). Environmental citizenship: Towards sustainable development. Sustainable Development, 15(5), 276–285. https://doi.org/10.1002/sd.344

Francis, T., & Hoefel, F. (2018). True Gen: Generation Z and its implications for companies. McKinsey & Company. https://www.mckinsey.com

Gifford, R., & Nilsson, A. (2014). Personal and social factors influencing pro-environmental behavior. International Journal of Psychology, 49(3), 141–157.

Hines, J. M., Hungerford, H. R., & Tomera, A. N. (1987). Analysis and synthesis of research on responsible environmental behavior. Journal of Environmental Education, 18(2), 1–8.

Hollweg, K. S., Taylor, J. R., Bybee, R. W., Marcinkowski, T. J., McBeth, W. C., & Zoido, P. (2011). Developing a framework for assessing environmental literacy. North American Association for Environmental Education (NAAEE). https://naaee.org

Irwan, M., Machmud, M. T., & Lubis, A. (2024). Pendampingan Komunitas Gen-Z Tanjungbalai Dalam Meningkatkan Produk Life Skill Pelepah Rumbia. Prosiding Seminar Nasional LPPM Universitas Negeri Medan: Medan.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). (2020). Statistik Pengelolaan Sampah Indonesia. Jakarta: KLHK.

Kollmuss, A., & Agyeman, J. (2002). Mind the gap: Why do people act environmentally and what are the barriers to pro-environmental behavior? Environmental Education Research, 8(3), 239–260. https://doi.org/10.1080/13504620220145401

Kollmuss, A., & Agyeman, J. (2002). Mind the gap: Why do people act environmentally and what are the barriers to pro-environmental behavior? Environmental Education Research, 8(3), 239–260.

Kusumaningrum, D., & Yanuar, R. (2022). Hubungan pengetahuan lingkungan dengan perilaku pengelolaan sampah pada remaja. Jurnal Ilmu Lingkungan, 20(1), 45–52.

Mohai, P., & Twight, B. (1987). Age and environmentalism: An elaboration of the Buttel model using national survey evidence. Social Science Quarterly, 68(4), 798–815.

Monroe, M. C., Plate, R. R., Oxarart, A., Bowers, A., & Chaves, W. A. (2019). Identifying effective climate change education strategies: A systematic review. Environmental Education Research, 25(6), 791–812. https://doi.org/10.1080/13504622.2017.1360842

Nainggolan, E., Ndraha, E. D., & Irwan, M. (2025). Peran Sekolah Perempuan dalam Meningkatkan Literasi Digital bagi Ibu Rumah Tangga di Percut Sei Tuan. Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 9(2), 129-139.

Nugraha, S. (2021). Tingkat kesadaran lingkungan pada generasi Z. Jurnal Green Society, 4(1), 22–33.

OECD. (2019). Environmental Performance Review. Paris: OECD Publishing.

Palmer, J. (1998). Environmental Education in the 21st Century: Theory, Practice, Progress and Promise. New York: Routledge.

Ramadhani, W., & Fitria, N. (2020). Literasi lingkungan dan perilaku pro-lingkungan di kalangan mahasiswa kota besar. Jurnal Sosial & Ekologi, 15(3), 201–215.

Roth, C. E. (1992). Environmental literacy: Its roots, evolution and directions in the 1990s. ERIC Clearinghouse for Science, Mathematics, and Environmental Education. https://files.eric.ed.gov/fulltext/ED348235.pdf

Schultz, P. W. (2000). Empathizing with nature: The effects of perspective taking on concern for environmental issues. Journal of Social Issues, 56(3), 391–406.

Steg, L., & Vlek, C. (2009). Encouraging pro-environmental behaviour: An integrative review and research agenda. Journal of Environmental Psychology, 29(3), 309–317. https://doi.org/10.1016/j.jenvp.2008.10.004

Stern, P. C. (2000). Toward a coherent theory of environmentally significant behavior. Journal of Social Issues, 56(3), 407–424. https://doi.org/10.1111/0022-4537.00175

Sukmawati, F., & Pratama, A. (2022). Pengaruh sikap dan pengetahuan lingkungan terhadap perilaku kebersihan siswa SMA. Jurnal Pendidikan Berkelanjutan, 8(2), 110–120.

UNESCO. (2018). Education for Sustainable Development Goals: Learning Objectives. Paris: UNESCO Publishing.

UNESCO. (2021). Education for sustainable development: A roadmap. UNESCO Publishing. https://unesdoc.unesco.org/ark:/48223/pf0000374802

Wahyuni, T. (2021). Faktor-faktor yang memengaruhi perilaku kebersihan masyarakat perkotaan. Jurnal Lingkungan & Kebersihan, 6(1), 33–47.

Diterbitkan

2026-06-07

Cara Mengutip

Laura Aulia Silalahi, Mahfuzi Irwan, Hayunda Aura Sifa, & Sabila Alvina. (2026). Analisis Tingkat Literasi Lingkungan Mahasiswa Penghuni Kos di Kecamatan Medan Tembung. Didakta Nusantara: Journal of Education and Learning, 1(2), 43-54. https://doi.org/10.66851/dnjel.v1i2.77