Implementasi Filsafat Pancasila dalam Pendidikan Masyarakat di PKBM Cendekia Kabupaten Batubara
DOI:
https://doi.org/10.66851/dnjel.v1i2.39Kata Kunci:
Filsafat Pancasila, Pendidikan Masyarakat, PKBM, Nilai-nilaiAbstrak
Pendidikan masyarakat berperan strategis dalam memperkuat pengembangan karakter dan kesadaran kewarganegaraan di tengah transformasi sosial yang cepat. Sebagai landasan filosofis bangsa Indonesia, Pancasila memberikan nilai-nilai fundamental yang memandu praktik pendidikan menuju pengembangan warga negara yang beretika, demokratis, dan bertanggung jawab secara sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai filosofis Pancasila dalam sistem pendidikan masyarakat di PKBM Cendekia, Desa Pahang, Kecamatan Talay, Kabupaten Batubara. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan menggunakan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Peserta terdiri dari ketua PKBM, tutor, dan warga belajar yang terlibat dalam program pendidikan kesetaraan. Data dianalisis melalui model interaktif Miles dan Huberman, termasuk pengurangan data, tampilan data, dan penggambaran kesimpulan, sedangkan validitas data dipastikan melalui triangulasi sumber dan teknik. Temuan tersebut mengungkapkan bahwa nilai-nilai Pancasila diimplementasikan melalui tiga strategi utama: integrasi ke dalam kegiatan pembelajaran, pembiasaan perilaku sosial positif, dan role modeling oleh tutor dan pimpinan institusi. Nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan sosial tercermin dalam praktik pendidikan, partisipasi masyarakat, dan kegiatan pemberdayaan peserta didik. Penelitian ini berkontribusi secara konseptual dengan mengusulkan model berbasis masyarakat untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila melalui lembaga pendidikan nonformal, khususnya PKBM, sebagai sarana penguatan karakter kewarganegaraan dan pemberdayaan sosial.
Unduhan
Referensi
Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-T
Ardoin, N. M., Bowers, A. W., & Gaillard, E. (2020). Environmental education outcomes for conservation: A systematic review. Biological Conservation, 241, 108224. https://doi.org/10.1016/j.biocon.2019.108224
Arikunto, S. (2019). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Rev. ed.). Rineka Cipta.
Azwar, S. (2020). Sikap Manusia: Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Bamberg, S., & Möser, G. (2007). Twenty years after Hines, Hungerford, and Tomera: A new meta-analysis of psycho-social determinants of pro-environmental behaviour. Journal of Environmental Psychology, 27(1), 14–25. https://doi.org/10.1016/j.jenvp.2006.12.002
Bandura, A. (1977). Social Learning Theory. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall.
Bandura, A. (2001). Social cognitive theory: An agentic perspective. Annual Review of Psychology, 52(1), 1–26.
Banks, J. A. (2015). Cultural Diversity and Education: Foundations, Curriculum, and Teaching (6th ed.). Routledge.
Berkowitz, M. W., & Bier, M. C. (2005). What Works in Character Education: A Research-Driven Guide for Educators. Washington, DC: Character Education Partnership.
Biesta, G. (2015). Good Education in an Age of Measurement: Ethics, Politics, Democracy. Routledge.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage Publications.
Dewantara, K. H. (2011). Pemikiran, Konsepsi, Keteladanan, Sikap Merdeka dalam Pendidikan. Majelis Luhur Persatuan Taman Siswa.
Dewey, J. (1916). Democracy and Education. New York: Macmillan.
Dobson, A. (2007). Environmental citizenship: Towards sustainable development. Sustainable Development, 15(5), 276–285. https://doi.org/10.1002/sd.344
Francis, T., & Hoefel, F. (2018). True Gen: Generation Z and its implications for companies. McKinsey & Company. https://www.mckinsey.com
Freire, P. (1970). Pedagogy of the Oppressed. New York: Continuum.
Gifford, R., & Nilsson, A. (2014). Personal and social factors influencing pro-environmental behavior. International Journal of Psychology, 49(3), 141–157.
Hines, J. M., Hungerford, H. R., & Tomera, A. N. (1987). Analysis and synthesis of research on responsible environmental behavior. Journal of Environmental Education, 18(2), 1–8.
Hollweg, K. S., Taylor, J. R., Bybee, R. W., Marcinkowski, T. J., McBeth, W. C., & Zoido, P. (2011). Developing a framework for assessing environmental literacy. North American Association for Environmental Education (NAAEE). https://naaee.org
Irwan, M., Rosdiana, R., & Nainggolan, E. (2022). Kapita Selekta Pendidikan Masyarakat. Bayfa Cendekia Indonesia.
Kaelan. (2013). Pendidikan Pancasila. Paradigma.
Kaelan. (2018). Filsafat Pancasila: Pandangan Hidup Bangsa Indonesia. Paradigma.
Kollmuss, A., & Agyeman, J. (2002). Mind the gap: Why do people act environmentally and what are the barriers to pro-environmental behavior? Environmental Education Research, 8(3), 239–260.
Kusumaningrum, D., & Yanuar, R. (2022). Hubungan pengetahuan lingkungan dengan perilaku pengelolaan sampah pada remaja. Jurnal Ilmu Lingkungan, 20(1), 45–52.
Lickona, T. (1991). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. Bantam Books.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1992). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. SAGE Publications.
Mohai, P., & Twight, B. (1987). Age and environmentalism: An elaboration of the Buttel model using national survey evidence. Social Science Quarterly, 68(4), 798–815.
Notonagoro. (1983). Pancasila Secara Ilmiah Populer. Pantjuran Tudjuh.
Nucci, L., & Narvaez, D. (2008). Handbook of Moral and Character Education. Routledge.
Siregar, C. M., Irwan, M., Sakina, P. D., & Putri, S. M. (2026). Analysis of the Level of Social Media Environmental Literacy among Unimed Students Who Use Instagram and TikTok. Didakta Nusantara: Journal of Education and Learning, 1(1), 10-18.
Sudirman, S. E., & Irwan, M. (2023). Pendidikan Multiliterasi. Prenada Media.
Sudjana, D. (2010). Pendidikan Luar Sekolah: Wawasan, Sejarah Perkembangan, Falsafah, Asas. Remaja Rosdakarya.
Sudjana,D. (2000). Pendidikan Nonformal: Wawasan, Sejarah Perkembangan, Falsafah, Teori Pendukung,Asas. Falah Production.
Tilaar, H. A. R. (2002). Perubahan Sosial dan Pendidikan: PengantarPedagogik Transformasi untuk Indonesia. Rineka Cipta
UNESCO. (2021). Reimagining Our Futures Together: A New Social Contract for Education. Paris: UNESCO.
Yusnadi, Y., Feriyansyah, F., & Irwan, M. (2024). Filsafat Pendidikan. Bayfa Cendekia Indonesia.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Dinda Putri Ainiyah, Jesika Anastasya Sihotang , Mas Iren Anjelina Zebua , Sabrina Maharani Putri , Yahya Rambe, Yossy Meliana Ginting (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.