Persepsi & Strategi Orang Tua dalam Pengendalian Screen Time pada Anak yang Bermain Gawai
DOI:
https://doi.org/10.66851/veritas.v2i1.235Kata Kunci:
Screen Time, Orang Tua, Pengendalian, Anak Usia Dini, GawaiAbstrak
Perkembangan teknologi digital yang pesat menjadikan gawai sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari keseharian anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi dan strategi orang tua dalam mengontrol screen time pada anak yang menggunakan gawai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan orang tua yang memiliki anak pengguna gawai, yang dipilih menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua memahami screen time sebatas pada durasi penggunaan gawai, tanpa mempertimbangkan aspek kualitas seperti jenis konten dan interaksi anak dengan media digital. Secara umum, orang tua menganggap penggunaan gawai bermanfaat untuk sarana belajar dan hiburan, namun mereka juga menyadari dampak negatifnya, seperti kecanduan, masalah emosional, kurangnya interaksi sosial, dan menurunnya aktivitas fisik. Pada praktiknya, anak-anak tetap diberikan akses gawai meskipun orang tua memiliki kekhawatiran tersebut. Strategi yang diterapkan orang tua meliputi pembatasan waktu, penjadwalan, pengawasan, dan pemilihan konten, namun penerapannya belum konsisten. Oleh karena itu, kontrol screen time pada anak belum optimal dan membutuhkan keterlibatan orang tua yang lebih aktif. Disarankan agar orang tua tidak hanya membatasi durasi, tetapi juga memperhatikan kualitas konten serta lebih konsisten dalam mendampingi anak.
Unduhan
Referensi
Aprilia, E. F., & Thaib, G. (2024). Dampak screen time berlebih terhadap perkembangan bahasa anak usia dini. Jurnal Ilmiah Cahaya PAUD, 6(1).
Jannah, K. (2023). Pola pengasuhan orang tua terhadap penerapan screen time di masa generasi alpha usia 4–6 tahun di Desa Rombuh Kecamatan Palengaan Kabupaten Pamekasan. Jurnal Inovasi Pendidikan, 1(3), 333–343.
Manfaatin, E., & Aulia, M. (2024). Pengaruh screen time terhadap perkembangan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1).
Priyoambodo, G. A. E., & Suminar, D. R. (2021). Hubungan screen time dan perkembangan bahasa anak usia dini: A literature review. Jurnal Syntax Imperatif, 2(5), 327.
Setyarini, D. I., Rengganis, S. G., Ardhiani, I. T., & Mas’udah, E. K. (2023). Analisis dampak screen time terhadap potensi tantrum dan perkembangan anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 2496–2504.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Anis Andina, Arina Rafadina, Fanny Zaskia Ramadhani, Yolanda Agustina Sihombing , Yolanda Manalu (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya di Veritas: Jurnal Penalaran dan Riset Mahasiswa Pendidikan menyetujui ketentuan berikut:
-
Retensi Hak Cipta: Penulis memegang hak cipta dan hak publikasi penuh tanpa batasan. Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, di mana karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0). Lisensi ini mengizinkan pihak lain untuk mengubah, menyesuaikan, dan mengembangkan karya ini untuk tujuan non-komersial, dengan syarat memberikan kredit kepada penulis asli dan publikasi awal di jurnal ini, serta melisensikan karya turunan mereka di bawah syarat yang identik.
-
Batasan Non-Komersial: Segala bentuk eksploitasi komersial atas artikel yang telah diterbitkan memerlukan izin tertulis yang eksplisit dari penulis asli.
-
Pengarsipan Mandiri (Self-Archiving): Penulis diizinkan dan didorong untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web pribadi) sebelum dan selama proses pengiriman naskah, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran akademik yang produktif, serta berpotensi meningkatkan sitasi.

