INTERVENSI BERMAIN CLAY DALAM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK PADA KEGIATAN SENI DI TK ABA 06
Keywords:
Keteladanan Guru; Pendidikan Karakter; Anak Usia DiniAbstract
Rendahnya kemampuan motorik halus anak usia dini masih menjadi kendala dalam kegiatan seni anak,
seperti pada saat mewarnai dan kolase. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas intervensi
kegiatan bermain clay dalam mengembangkan keterampilan motorik halus anak. Metode yang digunakan
dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel dalam penelitian
ini berjumlah 15 anak di TK ABA 06. Penelitian ini berfokus pada satu anak yang mengalami kesulitan
dalam aktivitas motorik halus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi
selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan bermain clay
melalui aktivitas meremas, menggulung, dan membentuk mampu menstimulus otot otot kecil pada jari
anak dan juga meningkatkan koordinasi mata dan tangan pada anak. Setelah intervensi dilakukan, anak
menunjukkan peningkatan kemampuan motorik halus anak, terutama dalam koordinasi mata dan tangan
serta kelenturan jari.Dengan demikian, kegiatan bermain clay dapat menjadi alternatif pembelajaran yang
efektif dalam mengembangkan keterampilan motorik halus anak usia dini.