Profil Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligences) dan Karakter Mahasiswa di Universitas Negeri Medan: Implikasi terhadap Pembelajaran Holistik
DOI:
https://doi.org/10.66851/pena-pendas.v2i2.153Kata Kunci:
Kecerdasan Majemuk , Karakter Mahasiswa , Skor Kecerdasan Majemuk, Pendidikan TinggiAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam profil kecerdasan majemuk (multiple intelligences) dan karakter mahasiswa di Universitas Negeri Medan, serta merumuskan implikasinya terhadap rancang bangun strategi pembelajaran holistik di tingkat perguruan tinggi. Pendidikan tinggi abad 21 menuntut keseimbangan antara kecerdasan kognitif dan kematangan karakter, namun pemetaan spesifik mengenai irisan kedua variabel ini masih sangat terbatas. Menggunakan desain penelitian kuantitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui instrumen adaptasi Multiple Intelligences Survey (MIS) dan angket observasi karakter yang disebarkan kepada sampel representatif mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya dominasi yang signifikan pada kecerdasan interpersonal (skor 4.14) dan linguistik (skor 3.92). Menariknya, profil kecerdasan ini berbanding lurus dan beririsan kuat dengan tingginya skor karakter pada aspek "etika berkomunikasi" (85%) dan "kerjasama" (82%). Pembahasan dalam penelitian ini menyoroti bahwa temuan tersebut bukanlah sebuah anomali atau kebetulan, melainkan hasil bentukan dari iklim akademik dan tuntutan kurikulum Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) di Universitas Negeri Medan, khususnya melalui implementasi enam tugas wajib yang menuntut kolaborasi dan artikulasi ide secara intensif. Berdasarkan temuan empiris tersebut, penelitian ini merekomendasikan perlunya reorientasi pedagogik melalui penerapan strategi pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning), Collaborative Learning, dan Case-Based Method guna mengakomodasi profil kecerdasan sekaligus memperkuat karakter mahasiswa secara holistik. Meski terdapat keterbatasan pada cakupan jumlah sampel, temuan penelitian ini memberikan dasar empiris dan teoretis yang kuat bagi dosen dan pemangku kebijakan dalam merancang ekosistem pembelajaran yang berpusat pada keragaman potensi dan karakter mahasiswa.
Unduhan
Referensi
Berliana, D., & Atikah, C. (2023). Teori multiple intelligences dan implikasinya dalam pembelajaran. Jurnal Citra Pendidikan, 3(3), 1108–1117.
Gardner, H. (2011). Frames of mind: The theory of multiple intelligences. New York: Basic Books.
Haryanto, S. (2021). Pengaruh Collaborative Learning terhadap Etika Berkomunikasi dan Kecerdasan Interpersonal Mahasiswa di Era Digital. Jurnal Inovasi Pendidikan Tinggi, 5(2), 112-125.
Ishak, S. R., Talib, R., & Bouti, S. (2022). Investigating Students Characteristics and Gender Differences Based on Multiple Intelligences Tendency. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, 8(3), 737-746.
Lickona, T. (1991). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books.
Maryanti, S., & Kurniawan, D. T. (2018). Profil Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligence) Mahasiswa Calon Guru Raudatul Athfal di UIN Sunan Gunung Djati Bandung. JAPRA (Jurnal Pendidikan Raudhatul Athfal), 1(1), 87-95.
Pardede, F. P. (2022). Pendidikan karakter perguruan tinggi Islam berbasis multikultural. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 11(01), 353-364.
Setiawan, A., & Rachmadtullah, R. (2020). Integrasi Multiple Intelligences dan Kurikulum KKNI dalam Meningkatkan Karakter Mahasiswa di Perguruan Tinggi. Jurnal Kajian Pedagogik, 4(1), 45-58.
Slameto. (2015). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
##category.category##
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Alfi Mutiara Br Tumangger, Jultin Kasandra Buulolo, Nurul Amnah Siregar, Rizka Damayanti, Sofwatun Nabila, Yusri Delfinsta Sianturi (Penulis)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
